yuup 11 november menjadi hari yang paling sedih karena sangat mengagetkan sekaligus kecawa.. sangat susah untuk saya gambarkan betapa kacaunya saya membaca email tersebut..
singkat cerita.. menunggu memang membosankan, apalagi yang ditunggu tidak menghargai waktu.. dimana saat saya benar-benar menunggu dengan berbagai enegri pemikiran positif yang masuk dalam hati dan pikiran saya dalam waktu 2 bulan tidak ada kabar berita tentangnya..
pikiran positif saya saat itu.." he is really busy! you must understand dinda :)". hanya itu yang saya pikirkan, tidak pernah sedikitpun utuk berpikir macam2 karena saya punya 1 keyakinan yaitu "PERCAYA".
lalu setelah menunggu akhirnya i have one email.. dimana email tersebut intinya menyudahi hubungan kita.
dengan kalimat yang sangat baku...
dengan melotot mataku tak berhenti membacanya berulang-ulang... akhirnya saya mengerti dengan rendahkan hati, tenangkan pikiran.... ikhlas... ya saya ikhlas...
1 pelajaran teruntuk saya terutama dengan kasus yang terlalu sering dan berulang-ulang saya alami, jangan terpaku mengharapkan seseorang yg benar2 belum siap menjadi seorang pemimpin keluarga. !!
dulu saya membangga2kan dia di depan keluarga besar saya(karena saya YAKIN) dulu saya mengistimewakan dia dalam doa2 saya seusai sholat(karena saya merasa YAKIN) tapi ketika keyakinan saya tidak direstui ALLAH, karena mungkin Allah cemburu saya membangga2kan dia..
Allah ambillah perasaan itu. utuk berpikir bahwa saya harrus mencintai seseorang karena Allah :')
sekarang waktunya saya untuk mengualitasi diri saya..
memprioritaskan keluarga saya...
memantaskan diri dan menyiapkan diri... nanti pasti Allah datangkan ..
Aamiin YRA..


