Jumat, 20 Juli 2012
Rabu, 18 Juli 2012
Kamis, 12 Juli 2012
Rabu, 11 Juli 2012
Minggu, 01 Juli 2012
jodoh di TOLAK? it's OKAY :D
proposal jodoh ditolak?gak usah khawatir.. bill gates aja bisa sukses berawal dari proposalnya yang ditolak oleh IBM #analogiyanganeh :p
pacaran !!
sebagian besar kalangan remaja di Indonesia pasti pernah
mengalami indah dan nikmatnya pacaran. nampaknya pada zaman sekarang ini,
pacaran menjadi tren yang terus meningkat dan saat yang tidak memiliki pacar
dianggap "ga laku". tak jarang muda-mudi ber "nongkrong"
ria di mall-mal hanya untuk sekedar makan atau nonton ke bioskop. gaya mereka
pun bermacam-macam ada yang berpegangan tangan, berpelukan dan bahkan ada yanag
lebih ekstrim yaitu berciuman. sungguh, sepertinya dunia ini serasa milik
mereka. tak jarang mereka pun berekspresi "ini" dan "itu"
untuk saling mengungkapkan rasa cinta, kasih dan sayang. begitulah realita yang
terjadi pada remaja Indonesia saat ini dan bahkan lebih memprihatinkan lagi,
perilaku-perilaku tersebut yang sudah jelas tidak dihalalkan oleh agama sudah
merambah ke kalangan anak-anak sekolah dasar (SD). kalau sudah begitu mau jadi
apa bangsa ini? hehe saya memiliki pendapat pribadi tentang mengapa pacaran
tidak diperbolehkan dalam agama, khususnya agama islam. hal tersebut sedang
saya alami sendiri. ya, jujur saja saya sedang berpacaran tetapi bedanya saya
berpacaran setelah menikah. pacar pertama saya adalah seseorang yang menjadi
suami saya sekarang. jujur saja ketika setelah menikah dan ada seseorang
ikhwan yang memegang tangan saya dengan penuh cinta, hati ini berdebar kencang
dan kaki sedikit bergetar (hal tersebut tidak saya ceritakan pada suami saya =
p) meskipun saya tetap berusaha menguasai diri dan mencoba merespon dengan
aktif. dan ternyata hal tersebut pun tidak hanya dialami oleh saya, tetapi
ketika saya memegang suami pun, ia terkejut dan berkata "tidak menyangka
ada akhwat yang memegang tangan saya" (padahal saya adalah istrinya = D).
saran, saya adalah pacar pertama dari suami saya (bener ga ya? = p) semakin hari,
semakin kita melalui hari-hari bersama meskipun saya sibuk kuliah dan suami
saya sibuk bekerja, "dosis" cintanya pun semakin tinggi
hehe.maksudnya, tidak hanya sekedar berpegangan tangan, bahkan hal yang lebih
dari itu pun sudah dicoba sebagaimana layaknya orang-orang pacaran. dan saya
tidak dapat membayangkan, bagaimana apabila hal-hal tersebut dialami oleh
orang-orang yang belum menikah? bukankah semuanya menjadi dosa dan bukan
menjadi ibadah? wallahualam. lain halnya ketika sudah menikah, ibarat kata kita
mau "jungkir balik" bersama pasangan kita, itu semua menjadi ibadah
dan insyaAllah bernilai pahala di mata Allah.sesungguhnya yang namanya pacaran
selalu membuat orang-orang "ketagihan". misalnya saja seseorang yang
sudah pacaran satu kali, ingin mencoba lagi untuk yang kesekian kalinya dangan
dalih belum menemukan orang yang cocok. apakah mencari pasangan itu harus
dicoba-coba dulu?. kawan, yakinlah Allah akan menemukan cinta sejatimu yang
sesungguhnya telah diridhai oleh Allah. "pria baik diciptakan untuk wanita
baik dan pria yang tidak baik diciptakan untuk wanita yang tidak
baik".ungkapan tersebut ada dalam al-qur'an. jadi jangan takut yaa .. ada
pria / wanita terbaik untukmu yang telah Allah ciptakan dan yang penting Allah
ridha karena mau kita berusaha bagaimana pun untuk mendapatkan orang yang kita
cintai tetapi apabila Allah tidak ridha, saya berani jamin, kedua hati itu
tidak akan dipertemukan. pacaran, selain tidak memberikan manfaat apa-apa dan
tidak bernilai dimata Allah, sesungguhnya ini sangat membuang-buang waktu
dengan hal yang tidak perlu. maksudnya, sebentar-sebentar ingin sms dan telfon
keberadaan si "doi" hehe. memang benar, bahwasannya hal itu semua
tidak dapat dibendung saat sayap-sayap cinta telah datang menghampiri. perasaan
cinta timbul begitu saja sehingga membuat kita ingin berpacaran, kasarnya kalau
kebanyakan remaja bilang adalah "jangan munafik deh" karena tak
jarang saudara-saudara kita yang berjilbab pun ada yang berpacaran meskipun
dengan dalih berpacaran islami. kawan, sesungguhnya berpacaran setelah menikah
lebih terasa sensasinya .. suer deh. sedang saya rasakan soalnya. karena dengan
berpacaran setelah menikah, apa yang kita lakukan dengan pasangan kita
insyaAllah menjadi nilai ibadah dimata Allah ... amiin ..dan lebih baik remaja-remaja
seperti kita ini (saya masih remaja ga ya? hehe) disibukkan saja dengan
kegiatan-kegiatan yang bermanfaat minimal untuk dirinya sendiri sehingga dapat
membawa keberkahan bagi dirinya. kawan, betapa berharganya dirimu, jangan
biarkan "tangan-tangan" yang tidak halal menyentuhmu (kecuali dalam
kondisi urgent) sebelum akad nikah diucapkan =) untukmu .. teman-temanku yang
sangat aku cintai karena Allah ... =) nb: insyaAllah, tulisan selanjutnya
tentang serba-serbi menikah sambil kuliah .. =)
by: Lury Meiriana
hehehee harus
belajar dari pengalaman teh lury :')
Renungan ^^
ini saya
ambil dari teman saya di FACEBOOK bernama faisal
zulkarnaen
Apa jawaban Anda? (Sebuah
renungan)
Pahamilah sebuah pertemanan!
ini adalah sebuah pertanyaan bagus, cobalah menjawab .....
Anda sedang menyetir sendirian dengan mobil kecilmu, tengah
malam, hujan deras
dan banyak guntur dan petir. Agak jauh dari perumahan
penduduk.
Tetapi tiba-tiba, mobil Anda di stop oleh 3 orang yang yang
sedang menunggu tumpangan:
1. Perempuan tua yang sekarat, butuh bantuan darurat
2. Seorang teman lama, yang pernah menyelamatkan hidup Anda
3. Partner yang sempurna, yang Anda impikan selama ini.
Orang yang mana yang Anda pilih, untuk ikut bersama Anda.
Karena mobil Anda kecil, jadi hanya muat satu orang bersama
pengemudi.
Pikirkanlah baik-baik!!!!
(Sebelum melanjutkan)
sebuah dilema moral, untuk memilih yang terbaik untuk Anda dan
sesama.
* Membawa wanita tua itu, karena butuh pertolongan darurat (dia
tidak punya banyak waktu menunggu), atau
* Memilih teman lama, yang pernah menyelamatkan hidup Anda, ini
adalah waktu yang tepat untuk membalasnya.
* Atau Parrtner yang sempurna, yang belum tentu akan ketemu lagi
seumur hidup.
Telah banyak yang menjawab pertanyaan ini, dan
mereka memilih yang terbaik menurut mereka.
Tetapi telah ditemukan 1 jawaban yang mengejutkan ....
^ ^ ^
Dia menjawab dengan simpel:
"Saya akan memberikan kunci mobil saya ke
teman lama yang pernah menyelamatkan hidup saya,
dan dia akan mengantarkan wanita yang sekarat itu.
Saya akan berdiri di samping partner yang saya idamkan,
sambil menunggu tumpangan yang akan lewat.
Sometimes, we gain more if we are able to give up our stubborn
thought limitations.
Never forget to 'Think Outside of the Box.'
Bijaklah menanggapi masalah, karena semua pasti ada jalan
keluarnya.
perHITUNGAN buat RUMAH TANGGA ^_^
ane mau repost lagi ni gan .. gapapa yaa :)
cerita lama tapi menghibur :D (GAJI MINIMAL IKHWAN UNTUK MENIKAH) utk para ikhwan jgn diambil hati ya :D
by Lury Meiriana Yuniarsa on Monday, May 30, 2011 at 10:11pm ·
Daftar anggaran bulanan rumah tangga:
(asumsi : disusun berdasarkan skala proritas, disusun dengan sangat-sangat relatif, dan berdasarkan basic needs standar menengah ke bawah).
1. Makan
Dengan asumsi sekali makan adalah Rp. 5.000. Maka makan 3x sehari, kali 2 orang (karena lagu sepiring berdua cuma berlaku pada saat pacaran aja), kali 30 hari adalah : Rp. 900.000.
*Tips :
Rajin-rajin ke kondangan, walimahan, atau sunatan, dan bawa pulang nasi kotaknya, pasti lebih ngirit.
2. Kontrakan
Dengan asumsi masih ngontrak di rumah petak, yang punya udah botak, tapi masih galak, dan punya anjing belum jinak. Maka dana untuk kontrakan sekitar Rp. 500.000/bulan.
*Tips :
Tinggallah di Pondok Mertua Indah. Niscaya 2 dana diatas gak akan pernah ada. Di pondok mertua indah, anda akan bebas makan apa aja, termasuk “makan ati” (^__^)
3. Listrik dan Air
Dengan asumsi daya listrik 900 watt dan pake jetpam maka anggaran untuk listrik adalah Rp. 100.000/bulan.
*Tips :
Jangan pake AC, cukup AC (Angin Cendela). Jangan suka main Plestesyen (PS), cukup main monopoli, sudamanda atau gaple, atau domino sama istri terasa lebih romantis.
4. Transportasi
Dengan asumsi naik motor ke kantor, dengan motor yang paling irit rit rit, maka untuk ongkos bensin dan servis adalah Rp. 100.000.
*Tips :
Gunakanlah Bensin campur! (Maksudnya campur dorong, pasti lebih irit). Atau ikutlah “Nebeng Fans Club”, dengan alasan mempererat silaturahmi dengan yang ditebengi maka perjalanan berangkat dan pulang kantor akan terasa lebih menyenangkan.
5. Komunikasi
Dengan asumsi pake CDMA yang 1000/menit maka untuk sebulan, ongkos komunikasi berdua adalah Rp. 100.000.
*Tips :
Pakelah “FREN” yang lebih murah (maksudnya kalo mau nelpon atau sms tinggal bilang “Freeen…minjam HP nya dong freen…”).
6. Keperluan Sehari Hari
Seperti sabun, odol, syampu, dll, dsb. Dengan asumsi tidak pake fesyel, krimbat, manikyur, pedikyur, kukyur2 maka alokasi dana untuk ini sebesar Rp.50.000.
*Tips :
Mandi kalo perlu saja. Kalo dulu 2 kali sehari, jadi 2 hari sekali. Untuk ngirit odol kembalilah memakai tumbukan batu bata
7. Kesehatan
Seperti minyak kayu putih, vitamin, obat pusing (ini penting buat pengantin baru wekekekek!), maka alokasi cadangan untuk kesehatan sebesar Rp. 50.000.
*Tips :
Jaga kesehatan. Jangan begadang…kalo tiada artinya…begadang bole saja…asalkan sambil
ronda (halah!!).
8. Entertaiment
Nha ini kalo ada uang lebih aja, bisalaah sekali-sekali nomat (nonton hemat, bioskop), liat live music, lari pagi di monas, atau makan martabak sekali-kali.
Kesimpulan
Jadi, dapat kita simpulkan…
Dari asumsi basic needs diatas maka pengeluaran untuk tiap bulan adalah sebesar :
Rp. 1.800.000/ bulan..
(busyeeett dah…masih gede juga ya)
Mungkin ini bisa jadi bahan pertimbangan amda semua ketika pengen nikah, untuk kemudian dibandingkan dengan pemasukan yang ada. Kalopun masih ‘besar pasak daripada tiang’ anda bisa memperkecil pasak, atau memperbesar tiang…ataauu. ..ga usak pake pasak, tapi dipaku aja!
Tapi ada 1 hal yang ga bisa dijelaskan dengan perhitungan ketika anda sekalian memutuskan untuk menikah
share dari teteh Lury Meiriana Yuniarsa
Langganan:
Komentar (Atom)




