Minggu, 01 Juli 2012

pacaran !!


sebagian besar kalangan remaja di Indonesia pasti pernah mengalami indah dan nikmatnya pacaran. nampaknya pada zaman sekarang ini, pacaran menjadi tren yang terus meningkat dan saat yang tidak memiliki pacar dianggap "ga laku". tak jarang muda-mudi ber "nongkrong" ria di mall-mal hanya untuk sekedar makan atau nonton ke bioskop. gaya mereka pun bermacam-macam ada yang berpegangan tangan, berpelukan dan bahkan ada yanag lebih ekstrim yaitu berciuman. sungguh, sepertinya dunia ini serasa milik mereka. tak jarang mereka pun berekspresi "ini" dan "itu" untuk saling mengungkapkan rasa cinta, kasih dan sayang. begitulah realita yang terjadi pada remaja Indonesia saat ini dan bahkan lebih memprihatinkan lagi, perilaku-perilaku tersebut yang sudah jelas tidak dihalalkan oleh agama sudah merambah ke kalangan anak-anak sekolah dasar (SD). kalau sudah begitu mau jadi apa bangsa ini? hehe saya memiliki pendapat pribadi tentang mengapa pacaran tidak diperbolehkan dalam agama, khususnya agama islam. hal tersebut sedang saya alami sendiri. ya, jujur ​​saja saya sedang berpacaran tetapi bedanya saya berpacaran setelah menikah. pacar pertama saya adalah seseorang yang menjadi suami saya sekarang. jujur ​​saja ketika setelah menikah dan ada seseorang ikhwan yang memegang tangan saya dengan penuh cinta, hati ini berdebar kencang dan kaki sedikit bergetar (hal tersebut tidak saya ceritakan pada suami saya = p) meskipun saya tetap berusaha menguasai diri dan mencoba merespon dengan aktif. dan ternyata hal tersebut pun tidak hanya dialami oleh saya, tetapi ketika saya memegang suami pun, ia terkejut dan berkata "tidak menyangka ada akhwat yang memegang tangan saya" (padahal saya adalah istrinya = D). saran, saya adalah pacar pertama dari suami saya (bener ga ya? = p) semakin hari, semakin kita melalui hari-hari bersama meskipun saya sibuk kuliah dan suami saya sibuk bekerja, "dosis" cintanya pun semakin tinggi hehe.maksudnya, tidak hanya sekedar berpegangan tangan, bahkan hal yang lebih dari itu pun sudah dicoba sebagaimana layaknya orang-orang pacaran. dan saya tidak dapat membayangkan, bagaimana apabila hal-hal tersebut dialami oleh orang-orang yang belum menikah? bukankah semuanya menjadi dosa dan bukan menjadi ibadah? wallahualam. lain halnya ketika sudah menikah, ibarat kata kita mau "jungkir balik" bersama pasangan kita, itu semua menjadi ibadah dan insyaAllah bernilai pahala di mata Allah.sesungguhnya yang namanya pacaran selalu membuat orang-orang "ketagihan". misalnya saja seseorang yang sudah pacaran satu kali, ingin mencoba lagi untuk yang kesekian kalinya dangan dalih belum menemukan orang yang cocok. apakah mencari pasangan itu harus dicoba-coba dulu?. kawan, yakinlah Allah akan menemukan cinta sejatimu yang sesungguhnya telah diridhai oleh Allah. "pria baik diciptakan untuk wanita baik dan pria yang tidak baik diciptakan untuk wanita yang tidak baik".ungkapan tersebut ada dalam al-qur'an. jadi jangan takut yaa .. ada pria / wanita terbaik untukmu yang telah Allah ciptakan dan yang penting Allah ridha karena mau kita berusaha bagaimana pun untuk mendapatkan orang yang kita cintai tetapi apabila Allah tidak ridha, saya berani jamin, kedua hati itu tidak akan dipertemukan. pacaran, selain tidak memberikan manfaat apa-apa dan tidak bernilai dimata Allah, sesungguhnya ini sangat membuang-buang waktu dengan hal yang tidak perlu. maksudnya, sebentar-sebentar ingin sms dan telfon keberadaan si "doi" hehe. memang benar, bahwasannya hal itu semua tidak dapat dibendung saat sayap-sayap cinta telah datang menghampiri. perasaan cinta timbul begitu saja sehingga membuat kita ingin berpacaran, kasarnya kalau kebanyakan remaja bilang adalah "jangan munafik deh" karena tak jarang saudara-saudara kita yang berjilbab pun ada yang berpacaran meskipun dengan dalih berpacaran islami. kawan, sesungguhnya berpacaran setelah menikah lebih terasa sensasinya .. suer deh. sedang saya rasakan soalnya. karena dengan berpacaran setelah menikah, apa yang kita lakukan dengan pasangan kita insyaAllah menjadi nilai ibadah dimata Allah ... amiin ..dan lebih baik remaja-remaja seperti kita ini (saya masih remaja ga ya? hehe) disibukkan saja dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat minimal untuk dirinya sendiri sehingga dapat membawa keberkahan bagi dirinya. kawan, betapa berharganya dirimu, jangan biarkan "tangan-tangan" yang tidak halal menyentuhmu (kecuali dalam kondisi urgent) sebelum akad nikah diucapkan =) untukmu .. teman-temanku yang sangat aku cintai karena Allah ... =) nb: insyaAllah, tulisan selanjutnya tentang serba-serbi menikah sambil kuliah .. =)


by: Lury Meiriana 

hehehee harus belajar dari pengalaman teh lury :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar